Bisnistoday- “Tidak mungkin Glodok sepi apalagi di LTC Glodok. Karena semua pusatnya disini”. Itulah sepenggal bait yang keluar dari bibir Kong Acong (45 thn) pria asal Cilegon, Jawa Barat, saat ditanya Bisnistoday mengenai kondisi kawasan Glodok saat ini yang diterpa isu sepi, di LTC Glodok 5/09/2017.

Koh Acong merupakan salah satu pembeli setia LTC Glodok sejak beroperasi tahun 2006. “Sudah lama saya belanja segala macam kebutuhan barang-barang safety untuk dijual kembali di toko saya di Cilegon. Kalau pun dibilang sepi juga paling sedikit. Kamu liat aja banyak pembeli kan disini ” imbuhnya.

Bagi koh Acong, LTC Glodok memenuhi semua kebutuhan untuk tokonya. Tempat yang nyaman, parkir luas, harga murah, barang lengkap menjadi alasan koh Acong untuk “menghabiskan” uangnya di LTC Glodok

“Biasanya saya kesini sebulan dua kali untuk belanja keperluan toko saya. Dalam sehari saya bisa menghabiskan Rp50 juta di beberapa toko disini. Liat nih bon-bon saya. Saya beli sepatu safety, helm, kacamata, sarung tangan dan lain-lain. Dari pada belanja di toko sebelah yang harganya sama, mending belanja disini aja. Enak nyaman, ga panas-panasan,” imbuhnnya.

Hendry Trie Asmono, Manajer Advertising and Promotion LTC Glodok, membenarkan jika LTC Glodok menjadi salah satu pusat belanja terlengkap di tanah air untuk produk-produk teknik, tools, listrik, elektornik, hingga safety.

“Pembelinya pun dari mana-mana ga sebatas hanya Jabodetabek aja bahkan luar Jawa seperti Kalimantan. Liat aja pengunjung kita sehari bisa lebih dari 50 ribu. Okupansinya sendiri sudah 100 persen. Jika ada kosong, itu hanya untuk gudang saja,” ujar laki-laki yang akrab dipanggil Hendry.

Lanjut Hendry, pusat belanja di bawah payung Agung Podomoro Land itu, terdiri dari 6 lantai belum termasuk hotel, restaurant, karaoke, ballroom dll, memiliki luas 2,6 hektare dengan 3.000 gerai, dengan rata-rata pendapatan per hari tiap tokonya mencapai Rp 10 juta hingga Rp 20 juta.

Senada dengan hal diatas, Alex Suharly, Pengawas P3SRS LTC Glodok, mengatakan, nilai transaksi di LTC Glodok bisa mencapai triliunan tiap tahunnya. Lantaran, LTC Glodok melayani pembelian mulai dari eceran hingga partai besar.

Alex mengatakan bahkan pernah ada pelanggan yang jauh-jauh datang dari Semarang hanya untuk mencari tutup klep pipa air yang hanya bisa ditemukan di sini. “Barang di sini dijamin kualitas dan keasliannya, jadi konsumen tidak khawatir belanja di sini,” ujar Alex.

Salah satu pedagang di LTC Glodok, Januar, pemilik toko Teknikmart yang khusus menjual generator dan alat-alat teknis, mengaku omzet di tokonya masih cukup tinggi. “Sehari omzetnya sekitar Rp 100 juta,” ujarnya. Dan pada akhir tahun, sekitar Desember-Januari, biasanya ada kenaikan omzet 10 persen,” imbuh Januar.

Untuk terus meningkatkan nilai transaksi di LTC Glodok, lanjut Hendry, pihaknya menggencarkan promosi melalui program promo yang digelar Agung Podomoro Land, yakni “Agung Podomoro Vaganza 2017”. Saat ini, program tersebut sudah memasuki periode kedua, Maret hingga Desember 2017. Dewi

“Pada program undian berhadiah itu, LTC Glodok turut berpatisipasi. Berbagai hadiah istimewa seperti mobil, motor, apartemen, dan produk elektronik ditawarkan kepada konsumen yang bertransaksi di toko-toko yang ada di LTC Glodok,” terangnya. Dewi