(bisnistoday)-PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) , produsen kalsium karbida pertama dan satu satunya di Indonesia, resmi mencatatkan sahamnya dengan mekanisme initial public offering (IPO)di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin 25 September 2017.

Direktur Utama Emdeki Utama, Hiskak Secakusuma menyatakan, Emdeki melepas saham sebanyak-banyaknya 307,25 juta saham di harga Rp600 per saham.

Dengan melepas 307,25 juta saham di harga Rp600 per saham, maka ‎perusahaan sendiri meraup dana segar Rp184,35 miliar‎ dari proses IPO. Perusahaan sudah menunjuk PT Yuanta Sekuritas Indonesia selaku penjamin pelaksana emisi efek (underwriter)

Dana segar dari hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi, sebesar 73,91 persen akan dialokasikan untuk belanja modal, sebesar 13,41 persen untuk modal kerja kedua pabrik yang dimiliki perseroan, sisanya 12,68 persen untuk modal kerja produksi kalsium karbida.

Emdeki Utama berdiri pada 1981. Ruang lingkup kegiatan usaha PT Emdeki Utama adalah perusahaan investasi di bidang industri kalsium karbida dengan tujuan sebagai substitusi impor kalsium karbida di Indonesia

“Saya berterimakasih kepada semua pihak yang tidak mengenal lelah dalam proses IPO. Sehingga Emdeki Utama resmi tercatat di bursa. Dengan dicatatkan saham MDKI ini, maka akan memberi kompetitif ekspansif untuk perusahaan lebih maksimal,” ujar Hiskak, di BEI Jakarta, Senin 25 September 2017.

Hiskak Secakusuma mengatakan,  perseroan berencana membangun carbide desulphuriser dan high grade silica alloy (ferrosilicon/FeSi 75%). Keduanya merupakan produk yang dibutuhkan dalam industri baja. Hingga saat ini, belum ada produsen lokal yang memproduksi, baik carbide  desulphuriser maupun  high grade silica alloy di Indonesia. “Itu menjadi daya tarik perseroan  untuk melakukan ekspansi usaha pada kedua produk tersebut,”ujarnya.

Keduanya, lanjut Hiskak, adalah bahan  aditif yang digunakan  pada industri baja. Hingga saat ini, industri baja nasional menggunakan produk substitusi untuk carbide desulphuriser (batu kapur atau magnesia),  serta mengandalkan impor untuk high grade silica alloy kualitas tinggi.

Emdeki Utama juga  siap melayani kebutuhan pasokan high grade silica alloy nasional yang sampai 2016 mencapai lebih dari 17.000 ton per tahun dan sampai saat ini seluruhnya diimpor.

Samapi 2016, volume produksi Emdeki Utama sebanyak 21.185 metrik ton dengan volume penjualan sebanyak 21.169 metrik ton. Adapun penjualan tahun lalu seluruhnya diserap oleh pasar domestik. Pelanggan domestik terbesar produk perseroan adalah industri gas dan ferronickel. (kormen)