Bisnistoday – Terkenal dengan barang elektronik murah, kawasan Glodok, Jakarta Barat terus diburu oleh masyarakat kendati bisnis online sedang marak di Indonesia.

Mungkin banyak yang belum mengetahui, jika Glodok tepatnya di Glodok Makmur menjual dan menservice berbagai alat teknologi seperti radio pesawat terbang, HT dari berbagai merk, dan radio kontak kapal.

Juwari, Pemilik Kios Dinda Communication, lantai 3 Glodok Makmur, mengatakan ia kini tidak hanya menjajakan barang dagangannya dengan cara konvensional, namun juga telah merambah ke online.

“Kasih taunya dari mulut kemulut aja website barunya. Biasanya pelanggan setelah menelepon dan menanyakan unit yang ingin dibelinya pasti akan langsung datang ke tokonya di Glodok.

Alamat toko onlinenya juga harus jelas sehingga ketika ada kerusakan dan gangguan ketika baru membeli bisa komplain di toko tersebut. Ia wanti-wanti bila kalaupun ingin membeli online harus teliti dan jeli melihat kelengkapan serta garansi serta segel dan stiker yang tertera di kemasan barang tersebut.

Lanjut Juwari, kebanyakan yang beli dari  Militer, Polri dan perusahaan-perusahaan yang tiap bulan 10 -20 barang. Tidak hanya perusahaan yang berkantor pusat di Jakarta saja, pelanggannya bahkan melesat hingga ke ujung Papua dan di kawasan perbatasan negara.

“Pesanan dari perusahaan ya dari mana aja. Tergantung dari pesanan. Ada yang dari Merauke, Kalimantan Papua dan daerah-daerah lainnya. Malah ada juga yang 100 persen HT nya pesan ke kita,” ungkapnya.

Selain institusi TNI, Polri, Angkasa Pura serta perusahaan, ia juga mengatakan bahwa ada beberapa orang yang membeli alat elektronik di tokonya. “Kalau perorangan kira-kira lima persen selebihnya perusahaan,” ujarnya.

Menurut Hendry Trie Asmono, p Advertising and Promotion LTC Glodok, pamor Glodok di era online justru semakin meningkat.

Karena walaupun belum memiliki toko online yang bisa mamajang barang yang dijual namun beberapa pedagang sudah memiliki website dengan informasi yang terbatas. Itupun sudah meningkatkan omzet mereka.

“Dengan adanya online justru bersyukur, karena dari pedagang penjualannya mulai meningkat, walaupun masih lebih banyak offline atau lewat toko,” ujarnya.

“Kawasan Glodok itu tidak menjual secara retail tapi perusahaan atau istilahnya business to business. Sekali beli tidak satu atau dua unit saja tapi dalam jumlah banyak. Perusahaan yang membeli barang di Glodok, tidak hanya butuh barangnya saja tapi juga instalasinya, spare partnya, serta garansi. Dan itu semua ada di kawasan Glodok,” ujarnya. Dewi