Articles worth reading

Sosok

Aplikasi Pencari Rejeki Dalam Catatan Wusda Hetsa

Aplikasi Pencari Rejeki Dalam Catatan Wusda Hetsa

person access_time04-03-2018

IMG_20180224_112304 (1)Bisnistoday- Saat ini kata Aplikasi sudah tidak asing lagi didengar. Nyaris semua urusan hidup kita dipermudah dengan kehadiran aplikasi yang dilahirkan oleh perusahaan start up mulai dari pesan alat transportasi, pesan antar makanan, jual beli online, pengepakan dan pengiriman barang, antar jemput sekolah, dan lain sebagainya.

Pendek kata, teknologi telah menghadirkan budaya kehidupan baru. Konon, semua yang semula manual bertransformasi menjadi digital. Lalu apa, hubungan Aplikasi dengan rezeki ?

Rezeki merupakan hak prerogatif Sang Pemilik Rejeki. Dan terdapat strategi untuk mendatangkannya, sehingga rezeki yang diterima berkah.

Wusda Hetsa, Founder RumahCustom.com dan Achi TM, penulis novel profesional berkolaborasi membuat buku, "Aplikasi Pencari Rejeki". Buku terbitan Mizan ini berisi tentang bagaimana strategi mendatangkan rezeki dalam hidup.

Wusda Hetsa, ditemui saat peluncuran buku di Citos, Jakarta, Sabtu (24/2) mengatakan, Buku ini bisa dibilang menceritakan kisah hidupnya dimana waktu beberapa tahun yang lalu berada dititik terendah dalam hidup.

"Jatuh bangun membangun berbagai bisnis ini itu dan 12 kali jatuh bangun membuat saya berpikir bagaimana caranya mendatangkan rejeki," ujar Wusda tersenyum.

Wusda pun terus berjuang dan belajar dari masa lalu untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. Kisah pemikiran dan pengalamanya tersebut kemudian dituangkan dalam tulisan blog sejak tahun 2008 lalu.

Hingga suatu waktu, tahun 2014 tanpa sengaja Wusda ketemu Achi yang kala itu juga sedang mengalami titik terendah. Akhirnya dari sini tercetuslah ide untuk membuat sebuah buku yang berisi mengenai pengalaman yang mereka alami.

Achi TM mengatakan, jika banyak orang yang beranggapan rejeki itu hanya sebatas uang dan materi saja.

"Padahal bernafas merupakan rejeki yang sangat besar diberikan Allah SWT kepada kita. Belum lagi kita dikelilingi oleh orang-orang baik, kesehatan dan lainnya itu adalah rejeki," imbuhnya.

Buku ini sendiri menggunakan kalimat kekinian yang sedang happening lantaran menurut mereka aplikasi, sebagai representasi kehadiran era digital saat ini.

Menurut Wusda buku ini diperuntukkan bagi generasi muda, mulai dari 18 hingga 30 tahun supaya termotivasi untuk memupuk mimpi menjadi suatu hal yang terealisasikan.

“Buku ini bisa menjadi inspirasi bagi anak muda yang ingin menjajal dunia wirausaha dan membutuhkan pemahaman bagaimana sebenarnya Tuhan dalam memberikan rezeki kepada umatnya,” jelasnya.

Lanjut Wusda, manusia ibarat smartphone, dilengkapi dengan Play Store untuk mengunduh aplikasi Pencari Rejeki. Dengan cara, memilih dan memilah file penting dalam hidup untuk disimpan dalam Dropbox Rejeki.

Supaya mudah dipahami oleh generasi muda Wusda dan Achi, memilih kalimat kekinian yang sedang happening. Selain itu, dalam buku setebal 198 halaman ini, banyak menggunakan analogi-analogi yang mudah untuk dipahami.

Pada bab awal buku Aplikasi Pencari Rejeki, Achi dan Wusda mengulas lebih jauh pandangan rezeki dalam keseharian. Rezeki berkaitan erat dengan mindset atau apa yang tertanam di alam bawah sadar.

Kalau dahulu orang tua bilang cari uang itu susah, niscaya akan tertanam di alam bawah sadar bahwa mencari uang benar benar susah. Namun, tidak ada kata terlambat untuk mengubah mindset dengan terus mengatakan hal hal positif mengenai rezeki di kepala kita.

"Yuk rubah dengan kalimat motivasi, "Cari Uang itu mudah", "Rezeki saya selalu lancar", "Saya orang mampu". Bukankah apa yang kita ucapakan, ibaratnya sebuah doa. Kalau kita meyakini yang diucapkan yang baik-baik niscaya akan berubah menjadi kenyataan." kata Achi.

Mizan menerbitkan 5.000 eksemplar buku Aplikasi Pencari Rezeki dengan menyasar segmen anak muda atau mereka yang baru memulai menjalani wirausaha.

Benni Ramdani, Chief Editor Penerbit Mizan mengatakan kelebihan buku ini adalah penulis memiliki komunitas dan ini penting untuk segmen buku motivasi.

“Buku ini cocok dibaca oleh anak muda khususnnya enterpreneur yang sedang memulai menjalani usaha. Mereka membutuhkan motivasi dalam berproses. Untuk mereka yang sedang berproses (menjadi pengusaha sukses) maka akan menemukan perbandingan-perbandingan dengan apa yang dijalaninya. Baiknya, perbandingan itu bisa dirangkum dan nantinya diaplikasikan sendiri sesuai kondisinya masing-masing,” ujar Benni./dw

folder_opentags

Penulis

bisnis today

bisnis today

Artikel Lain