Articles worth reading

Finance

BTN SYARIAH ROADSHOW KPR HITS DI SEJUMLAH KOTA BESAR BTN Syariah

BTN SYARIAH ROADSHOW KPR HITS DI SEJUMLAH KOTA BESAR

person access_time17-03-2019

Direktur Bank BTN, Budi Satria (kanan) dalam keterangan persnya terkait road show KPR HITS di Surabaya (16/3), mengatakan, pihaknya perlu mengenalkan lebih dekat mengenai keistimewaan KPR Hits ke berbagai kota yang potensial tertarik dengan produk ini, yaitu kota besar dengan jumlah penduduk milenial yang tinggi namun cerdas dalam merencanakan keuangannya demi masa depan termasuk memiliki rumah sendiri.

BISNISTODAY.COM, Surabaya-Triwulan pertama tahun 2019, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melalui anak usahanya, BTN Syariah menggelar roadshow penawaran Pembiayaan Properti BTN iB  Kredit Pemilikan Rumah (KPR Hits) ke sejumlah kotadi Indonesia diantaranya Surabaya, Jawa Timur dan Makassar, Sulawesi Selatan. Pembiayaan Properti BTN iB dengan callname KPR Hits merupakan jenis KPR non subsidi memiliki keistimewaan dibandingkan produk pembiayaan perumahan milik BTN Syariah sebelumnya, yaitu menggunakan akad Musyarakah Mutanaqisah. Akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) merupakan fitur baru produk KPR dari BTN Syariah yang selama ini menggunakan akad Murabahah (jual beli) dan Istishna’ (jual beli pesanan).

“Kami perlu mengenalkan lebih dekat mengenai keistimewaan KPR Hits ke berbagai kota yang potensial tertarik dengan produk ini, yaitu kota besar dengan jumlah penduduk milenial yang tinggi namun cerdas dalam merencanakan keuangannya demi masa depan termasuk memiliki rumah sendiri,” kata Direktur Bank BTN, Budi Satria dalam keterangan persnya terkait road show KPR HITS di Surabaya (16/3).

Budi menilai potensi KPR Hits di Jawa Timur sangat besar karena jumlah penduduknya besar. Berdasarkan perhitungan Bank BTN,

potensi KPR Hits tahun 2019 di Jawa Timur sekitar  288 nasabah dengan jumlah penyaluran KPR  sekitar lebih dari Rp143 miliar. “Backlog atau selisih pasokan dan kebutuhan perumahan di Jawa Timur mencapai 894.359, artinya kebutuhan masyarakat akan rumah belum seluruhnya terfasilitasi. Maka dengan KPR Hits kami  bisa menarik generasi milenial memiliki rumah idamannya sehingga jumlah backlog dapat berkurang,” kata Budi Satria.

Salah satu daya tariknya adalah jenis akadnya. akad  Musyarakah Mutanaqisah merupakan gabungan atau  hybrid dari dua akad yaitu akad Musyarakah dan Ba’i yang artinya pembelian rumah atau apartemen yang menjadi agunan KPR merupakan aset bersama antara Bank dengan Nasabah dengan porsi kepemilikan yang telah disepakati pada saat awal akad. Porsi kepemilikan Nasabah akan bertambah seiring pembayaran angsuran sehingga pada saat pembiayaan lunas, porsi kepemilikan rumah atau apartemen akan beralih sepenuhnya ke Nasabah.

Selain akad yang digunakan, BTN Syariah juga menawarkan sejumlah keringanan yang lain bagi nasabah KPR Hits, diantaranya uang muka ringan mulai 1%, angsuran yang terjangkau dengan dua pilihan skema. Pertama, dengan ujroh atau uang sewa (fee)  sebesar 7,75% fixed selama 3 tahun pertama. Kedua, dengan ujroh sebesar 8,25%  fixed selama  5 tahun pertama selanjutnya berjenjang selama jangka waktu KPR sampai dengan 30 tahun. KPR Hits juga memberikan peluang pelunasan KPR tanpa biaya pinalti.

Adapun syarat-syarat mengajukan KPR Hits cukup mudah. Diantaranya nasabah berusia minimal 21 tahun, memiliki pekerjaan tetap dengan masa kerja minimal 1 tahun dan yang penting agunan yang digunakan adalah rumah atau apartemen atau ruko ready stock atau sudah tersedia, bukan yang belum dibangun atau berbentuk kavling tanah. Unit ready stock yang dimaksud, menurut Budi, berbentuk properti baru maupun seken, dengan syarat  memiliki dokumen legalitas properti yaitu SHM/SHGB dan IMB serta berada di lokasi yang marketable. Selain pembelian properti baru, KPR Hits juga dapat digunakan untuk take over dan top up (refinancing). 

Budi menambahkan KPR Hits tidak hanya terbatas bagi nasabah muslim namun terbuka juga bagi nasabah non muslim yang membutuhkan pembiayaan rumah yang terjangkau sesuai kemampuan mereka.

Tahun 2019, BTN Syariah mengejar target untuk meningkatkan kontribusinya ke induk usaha.  Sejak berdiri 14 tahun yang lalu, BTN Syariah  telah  merealisasikan pembiayaan sekitar  Rp 26 triliun dan telah membukukan aset senilai Rp 28,5 triliun. Jawa Timur, sebagai salah satu kontributor utama dalam kinerja BTN syariah membukukan kinerja yang cukup baik.

Kinerja wilayah Jawa Timur pada tahun 2018 untuk aset sekitar Rp.2,5 Triliun, meningkat kurang lebih 18 % dan memberikan kontribusi sekitar 7,31% dari aset UUS BTN nasional. Hal tersebut ditopang dengan pertumbuhan penyaluran pembiayaan menjadi sebesar Rp.2,5 Triliun, meningkat sebesar 19,04% dan memberikan kontribusi sebesar 11,39% dari penyaluran pembiayaan UUS BTN nasional. Adri

folder_opentags
btn

Penulis

Tim Riset

Tim Riset

Artikel Lain

GELAR ROADSHOW SUPER UNTUNG JAMAN NOW DI MEDAN, BANK BTN BIDIK DANA TABUNGAN RP 250 MILIAR

access_time25-02-2018 00:00

Meski  sudah menembus target yang dianggarkan, Bank BTN terus agresif mengumpulkan Dana Pihak Ketiga bidang rite

Bank BTN Resmi Buka Acara BTN Mortgtech Hackathon

access_time24-03-2018 00:00

Sebanyak 43 tim terbaik akan bertanding selama 24 jam, menghasilkan produk teknologi terbaik di bidang mortgage techn

REVITALISASI PEMBIAYAAN PERUMAHAN, BTN GELAR MORTGTECH HACKATHON

access_time25-03-2018 00:00

225 ide aplikasi ikut meramaikan kompetisi Mortgtech Hackathon yang digelar Bank BTN untuk mendukung bisnis pembiayaa

Bank BTN Pacu Peningkatan Tabungan BTN e’BATARAPOS

access_time27-03-2018 00:00

Pos Indonesia dan Bank BTN luncurkan Program Voucher Discount Kirim Surat, Dokumen dan Paket Serta Kiriman Bisnis Onl