Articles worth reading

Umum

Pacific Paint Gandeng Pesantren Sirnarasa Kembangkan Wisata Religi Pacific Paint, perusahaan cat kebanggaan negeri, menggandeng Pesantren Sirnarasa, Ciamis, Jawa Barat

Pacific Paint Gandeng Pesantren Sirnarasa Kembangkan Wisata Religi

person access_time25-06-2019

Bisnistoday-Wisata religi di Indonesia telah lama dilakukan oleh masyarakat. Misalnya saja dengan mendatangi masjid, pondok pesantren, atau ziarah ke makam wali.

Tujuan dari wisata religi adalah mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, mengingatkan pada akhirat, menyegarkan rohani, serta membuka wawasan tentang sejarah penyebaran agama Islam dan perjuangan para wali berdakwah. 

Merujuk hal diatas, Pacific Paint, perusahaan cat kebanggaan negeri, menggandeng Pesantren Sirnarasa, Ciamis, Jawa Barat, untuk mengembangkan destinasi wisata religi. Setidaknya ada 3000-5000 orang setiap bulannya yang berkunjung di pesantren ini. 

Head of Marketing Pacific Paint, Ricky Soesanto mengatakan, orang tua jaman dulu tahunya wisata religi hanya berziarah ke makam-makam Wali saja. Padahal potensi lainnya bisa dikembangkan. 

"Seperti hal nya pesantren Sirnarasa, selain sebagai tempat untuk menuntut ilmu juga bisa dikembangkan menjadi  destinasi wisata religi. Tentu saja hal ini melibatkan peran serta masyarakat setempat," ujar Ricky saat peresmian Wisata Religi, Ciamis 13/06/19. 

Lanjut Ricky, Pesantren Sirnarasa memiliki luas 25 hektar dan yang baru digunakan 7 hektar. Artinya tinya, masih ada banyak lahan yang belum diolah dan berpotensi  

"Kami ingin membangun konsep wisata alam dimana pesantren ini dikelilingi oleh pemandangannya alam yang indah. Nantinya orang- orang yang datang selain bisa berdzikir disini juga bisa berwisata," imbuhnya.

Tidak hanya itu, lanjut Ricky kedepan pihaknya berencana untuk mengembangkan agropark, pusat kuliner halal, dan juga mural Islami yang sifatnya edukasi. "Jadi wisata untuk leisure, foto, kuliner, campur semua di situ. Tapi itu perlu proses," kata dia.

Dipiliihnya Pesantren Sirnarasa bukan tanpa alasan. Ponpes yang dikelola Syekh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Al Qodri QS atau lebih akrab disapa Abah Aos ini memiliki nilai sejarah tersendiri.

"Kalau kenal ulama Jawa Barat, Abah Anom, pendiri Pesantren Suryalaya, Abah Aos ini adalah penerus Abah Anom. Jadi unsur budaya dan historinya sudah mengakar di Jabar," ucapnya. 

Bisa dibilang Pacific Paint merupakan pionir dan yang pertama kali melakukan hal semacam ini. Dan tidak menutup kemungkinan akan mengembangkan hal serupa di pesantren di Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

"Sekarang pesantren jadi tempat wisata, itu belum pernah ada. Kalau ini jadi, akan menjadi yang pertama. Ada agropark, pusat kerajinan daerah, pesantren kilat ada. Jadi bukan sekadar ziarah atau manaqib, mereka juga bisa menikmati obatnya wisata yang ada," kata dia.

Dia mengaku terinspirasi dari Quranic Park di Dubai, Uni Emirat Arab. Menurut dia, di tempat itu pengunjung bisa belajar Alquran sambil menikmati wanaha hiburan yang disediakan.   

Pengasuh Pesantren Sirnarasa KH Dadang Muliawan mengatakan, sejak 2012 pihaknya memang telah mem-branding Pesantren Sirnarasa sebagai destinasi wisata religi. Bukan hanya menawarkan ajaran rohani, melainkan juga menawarkan budaya, adat, hingga kuliner. 

"Hampir semua pengunjung pesantren Sirnarasa umumnya ingin bertemu Abah Gaos. Bahkan Ada juga jamaah yang selama tujuh tahun terakhir mengikuti manaqib bulanan disini," ujar Dadang. Dewi

folder_opentags

Penulis

bisnis today

bisnis today

Artikel Lain

BANK BTN SOSIALISASIKAN PENGGUNAAN FINTECH  DI PONDOK PESANTREN  

access_time15-08-2018 10:10

aplikasi fintech di Pondok Pesantren