Articles worth reading

Umum

Yuk Makan Bakso Millenial ! Makan Bakso di Jakarta

Yuk Makan Bakso Millenial !

person access_time12-03-2020
bakso

Bisnistoday-Siapa yang tak kenal dengan makanan satu ini. Makanan sejuta umat yang disukai dari anak-anak hingga orang dewasa. Ya Bakso, makanan ini memang sangat populer di Indonesia dengan rasa yang menyegarkan. Hampir disetiap sudut jalan pasti ada yang menjajakan bakso. 
 
Bisnis bakso sendiri masih terbilang moncer, hal ini dibisa dilihat dari penggemar bakso yang tak pernah padam bahkan bertambah. Hal inilah yang kemudian dilirik oleh sang maestro di bidang waralaba khususnya food & beverage (F&B), Bedi Zubaedi meluncurkan brand baru di tahun 2020 "Makan Bakso".
 
"Meskipun masuk di kategori bisnis yang sudah lazim ditemukan disetiap sudut kota, kami optimistis bisnis yang dibalut dengan konsep kekinian dengan berkonsentrasi terhadap kualitas produk, akan mampu bersaing dengan merek yang sudah ada," ujar Bedi Zubaedi, saat opening dan launching restoran Makan Bakso di Jakarta, Selasa (10/3/2020).
 
Lanjut Bedi “Makan Bakso menghadirkan bakso dengan konsep yang berbeda serta menu yang unik seperti halnya bakso Tamago (telur ceplok setengah matang yang disajikan di atas bakso dan mie),” imbuhnya. 
 
Selain Tamago, ada juga bakso polos, urat, jumbo dan ditambah bakso kekinian dengan isi keju, dan mozarela. 
 
Lanjut Bedi, cita rasa istimewa Makan Bakso tertuang di dalam kuah kaldunya; ada consommé, sumsum, iga, ditambah baksonya yang lezat dan sensasi paduan telur setengah matang. Sehingga menu Makan Bakso memiliki gizi dan energi yang tinggi. 
 
Dalam menjaga kualitas baksonya, Makan Bakso menjaga mata rantai proses pembuatannya mulai dari daging sapi Bali segar hasil potongan langsung, kemudian diolah menggunakan peralatan yang seluruhnya stainless steel, selanjutnya dikirim ke cabang-cabang dengan sesuai standar. Sehingga jaminan 99% kualitas tinggi terjamin sesuai standar. 
 
“Karena bisnis F&B tentu DNA nya ada di produk. Sehingga menjaga kualitas produk dan layanan merupakan kunci paling penting,’ papar Bedi.
 
Membuka Sistem Kemitraan
 
Ditemui di tempat yang sama, Benita Adzani, Managing Director Makan Bakso mengungkapkan, di tahun 2020 ini Makan Bakso menargetkan dapat memiliki 10 resto milik sendiri. Benita meyakini target itu akan terpenuhi.
 
"Makan Bakso juga terbuka dengan bisnis kemitraan. Calon mitra dapat menyiapkan investasi senilai Rp. 150 juta – Rp. 400 juta tergantung kondisi ruko. Bahkan, Makan Bakso menawarkan dua konsep kerjasama kepada calon mitranya. Yakni, manage by principal atau manage by mitra," ujar Benita.
 
Tri Raharjo, Ketua Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, bisnis bakso memang generik. Namun, melihat data Google, ada 720 orang per bulan yang mencari peluang bisnis bakso dan 600 orang di antaranya mencari yang menawarkan model kemitraan.
 
Brand Makan Bakso sendiri, menurut Tri Raharjo, unik, mudah diingat, mudah diucap, dan sesuai dengan produk. Dengan konsep yang ditawarkan, akan dapat bersaing dengan bakso-bakso yang lain.
 
"Ketika bisnis akan masuk ke model kemitraan, keunikan menjadi penting. Konsep outlet juga penting menjadi standarisasi," jelas Tri Raharjo. Dewi
folder_opentags

Penulis

bisnis today

bisnis today

Artikel Lain

BANK BTN BIDIK KREDIT BARU RP 5 TRILIUN DI AJANG IPEX

access_time22-09-2018 03:58

IPEX di Jakarta Convention Center