Articles worth reading

Eksbis

Heboh! Oknum Anak Kapolda Jatim Diduga Kriminalisasi Pengusaha Yogya ilustrasi

Heboh! Oknum Anak Kapolda Jatim Diduga Kriminalisasi Pengusaha Yogya

person access_time23-03-2020

Bisnistoday.com, Jakarta –  Aksi penyalahgunaan wewenang pejabat tinggi kepolisian kembali terjadi. Seorang yang diduga anak Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan melakukan tindakan kriminalisasi dan fitnah terhadap seorang pengusaha asal Yogyakarta, KRT Jayaningrat.

Oknum anak Kapolda tersebut menuding Jayaningrat melakukan penipuan dan penggelapan. Menurut  kuasa hukum Jayaningrat, Haris Azhar, kejadian yang sebenarnya tidaklah demikian.

Kata dia, kasus ini  bermula saat KRT Jayaningrat bertemu dengan seseorang yang mengaku sebagai anak Kapolda Jawa Timur.

“Ia mengaku anak Kapolda Jatim dan menawarkan dana penyertaan modal menggarap projek Bandara YIA ,” kata Haris di Jakarta, Senin 23 Maret 2020.

Namun saat pekerjaan belum selesai, KRT Jayaningrat dipaksa untuk menandatangani surat pernyataan bahwa ia bersedia bunga dari uang pinjaman tersebut dinaikkan.  Bunga tinggi itu disebut oknum anak kapolda sebagai ‘keuntungan peminjam’.

Tak berhenti sampai disitu, selang beberapa saat  setelah penandatanganan surat pernyataan yang ‘dipaksakan’ tersebut, ternyata KRT Jayaningrat dilaporkan oleh ‘anak Kapolda’ tersebut ke Polda Metrojaya dengan tuduhan pasal penipuan dan penggelapan.

“Kasus yang dialami oleh KRT Jayaningrat adalah fitnah dan jelas merupakan tindakan kriminalisasi. Memang, kriminalisasi adalah yang sering dilakukan oleh pihak yang merasa sedang berkuasa. “

Kata dia, tindakan oknum ini seperti ini sudah biasa dilakukan oleh mereka yang merasa saat ini sedang memiliki kekuasaan. “Dengan mudah mereka dapat mengarahkan suatu perkara karena penyidik tentu tidak berani melawan pimpinannya,” ujarnya.

Sikap semena-mena 'anak kapolda' seperti ini sangat bertentangan dengan Tujuh Program Prioritas Kapolri Idham Azis. Salah satu diantaranya adalah penguatan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Haris Azhar pun mengaku telah mengirimkan surat kepada Kapolda Metrojaya dan Kapolri Idham Azis. “Sebenarnya saya juga bertanya dalam hati, seseorang yang mengaku anak Kapolda Jawa Timur ini usianya masih sangat muda dan tidak jelas pekerjaannya apa namun berani menawarkan uang milyaran, uangnya darimana ya?,” ujarnya.

Haris juga mendesak agar asal dana tersebut dibuka dihadapan publik. Dirinya meyakini yang bersangkutan tidak keberatan bila asal dananya legal.

Oleh karena itu Haris berpendapat bila Kapolri berencana  mempromosikan Irjen Pol Luki Hermawan, maka harus ditunda dulu hingga beliau dapat mengklarifikasi permasalahan ini.

“Klarifikasi dulu dong, jangan main promosi aja. Bener gak beliau punya anak yang berlaku seperti rentenir begini dan duitnya dari mana!,” kata dia.

Hingga berita ini diturunkan, penyidik Polda Metro Jaya yang telah dihubungi via whatsapp belum menjawab pertanyaan terkait kasus kriminalisasi oknum anak Kapolda Jatim tersebut.

         

folder_opentags

Penulis

Tim Riset

Tim Riset

Artikel Lain